KONSEP EKSPLORASI DESIGN INTERIOR

KONSEP NATURAL MINIMALIS

Konsep natural minimalis merupakan perpaduan dua buah konsep yaitu konsep modern minimalis dan konsep natural. Penggabungan 2 konsep ini akan menciptakan suasana yang nyaman dan asri bagi interior rumah selain konsep modern minimalis yang sudah sangat banyak diminati. Selain pemilihan furniture yang berkesan natural, permainan warna pada ruangan dengan kombinasi warna putih, coklat, dan warna-warna yang calm  juga dapat diterapkan pada konsep ini. Konsep natural minimalis ini adalah bagaimana menghadirkan kesan natural pada ruangan tidak terlalu berlebihan dan sepraktis mungkin.

Pada desain interior, konsep natural minimalis ini dapat diterapkan pada elemen-elemen pembatas ruang (lantai, dinding, plafond), furniture, dan dekorasi.

 

PENERAPANNYA PADA ELEMEN PEMBATAS RUANG

Elemen pembatas ruang merupakan bagian yang terpenting dan berpengaruh dalam suatu ruangan (interior). Ketiga elemen itu adalah lantai, dinding, dan plafond. Oleh karena itu, elemen pembatas ruang sangat penting diperhatikan saat akan menerapkan sebuah konsep dalam ruangan. Penerapan konsep natural minimalis pada elemen pembatas sebuah ruang dapat dijelaskan sebagai berikut :

Lantai : Konsep natural dapat diterapkan pada pemilihan material lantai (seperti lantai kayu parket, lantai keramik yang bermotif kayu, lantai bermotif batu, maupun material alam lainnya)

lantai-parket-1

Dinding : Konsep modern minimalis dapat diterapkan pada dinding, misalnya dengan penggunaan cat warna putih sebagai finishing dinding. Jika ingin sedikit variasi, lebih baik padukan dengan material atau cat dinding dengan warna hijau, coklat, abu-abu, hitam agar tidak menghilangkan kesan natural pada ruangan. Tempelan kayu pada dinding juga dapat menjadi pilihan.

Plafond : Dapat didekorasi dengan konsep minimalis agar kesan natural pada ruangan tidak berlebihan jika lantai sudah menggunakan lantai kayu / parket.

cat putih

 

PENERAPANNYA PADA FURNITURE

Karena konsep ini merupakan perpaduan antara 2 konsep, yaitu modern dan natural, maka furniture yang digunakan pun tentu saja boleh furniture yang bersifat modern, seperti sofa putih. Untuk tetap menghadirkan kesan natural, dapat ditambahkan dengan bantal dengan warna hijau / coklat.

sofa

Furniture dengan desain sederhana adalah pilihan yang terbaik pada ruangan berkonsep natural minimalis ini. Furniture berbahan dasar kayu akan menambah suasana natural ruangan menjadi lebih kuat. Sehingga kesimpulannya, furniture yang sederhana dan berbahan dasar kayu akan menghadirkan suasana ruang yang natural (alami) namun tetap berkesan praktis, simple, dan modern.

kayu furniture

Selain furniture, dekorasi tambahan dapat memperkuat suasana yang ingin diciptakan walaupun sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Alat-alat elektronik dapat ditempatkan untuk mendukung konsep modern, sedangkan untuk konsep natural dapat diwujudkan dengan menambahkan tanaman hias pada beberapa tempat di dalam ruang.

plants

 

PENERAPANNYA PADA DESAIN RUANG 

Berikut ini akan dibahas penerapan konsep natural minimalis pada beberapa ruangan :

1. Kamar Tidur

Pada desain interior kamar tidur, konsep natural minimalis ini dihadirkan dengan penggunaan warna-warna yang calm, lembut, dan netral pada ruangan. Furniture – furniture dengan bahan dasar kayu dan bentuk yang simple dan sederhana menciptakan suasana ruang yang hangat dan nyaman.

kamar tidur

2. Ruang Keluarga

Lebih banyak yang dapat di eksplor pada ruangan ini. Selain bermain dengan elemen pembatas ruangnya, dapat juga menambahkan beberapa tanaman hias untuk menghijaukan dan mempercantik ruangan. Akan menjadi nilai tambah jika ruangan ini terletak bersebelahan dengan halaman belakang atau taman rumah.

living room

3. Dapur dan Ruang Makan

Masih dengan pemilihan furniture yang sebagian besar berbahan dasar kayu. Dengan dekorasi tambahan berupa tanaman hias yang diletakkan di sudut ruangan dan sebuah vas bunga yang dapat diletakkan di tengah meja makan untuk memperindah ruangan.

dapur

4. Kamar Mandi

Pada kamar mandi, konsep natural dapat diterapkan pada dinding, misalnya dengan memasang keramik dengan motif / warna / berbahan batu alam. Selain itu juga dengan penggunaan batu koral sikat pada elemen bawah area shower.

kamar mandi

 

 

Iklan

TEORI DAN KONSEP PERANCANGAN RUANG DALAM

PENGERTIAN PERANCANGAN RUANG DALAM

• Perancangan Ruang Dalam : suatu proses perancangan ruangan yang tidak hanya menitikberatkan pada fungsi ruangnya saja, namun juga aspek keindahan, kenyamanan, dan keamanan. Sehingga hasil dari perancangan tersebut dapat memberikan kepuasan bagi pengguna ruang saat beraktifitas di dalamnya.

 

PRINSIP PERANCANGAN RUANG DALAM :

1. Kesatuan dan Harmoni

Elemen – elemen penyusun ruang harus saling melengkapi, saling memiliki keterkaitan dan komposisi yang seimbang antara satu dan yang lainnya untuk menciptakan suatu kesatuan dan keharmonisan dalam ruang.

ruang makan

Kesatuan dalam ruang salah satunya dapat ditunjukkan dengan pengaturan / penempatan perabot. Pada gambar di atas dapat dilihat bahwa perabot diletakkan berkelompok menurut fungsinya sehingga tercipta penyusunan dan sirkulasi ruangan yang baik. Meja makan dan kursinya yang memiliki fungsi sama diletakkan dalam satu kumpulan (terpisah dari kitchen set).

2. Keseimbangan

Elemen – elemen penyusun ruang harus memiliki keseimbangan antar satu dengan yang lain. Keseimbangan dalam ruang dapat dilihat misalnya dari bentuk, warna dan pola.

sofa

Contohnya pada ruang teras, keseimbangan simetris yang diciptakan oleh sepasang kursi dengan sebuah meja di tengahnya.

3. Ritme

Merupakan pola pengulangan yang secara visual terjadi di dalam ruangan.

4. Focal Point

Hanya terdiri dari 1 atau 2 objek dalam ruang yang dapat dijadikan titik fokus / daya tarik ruangan.

5. Skala dan Proporsi

Kedua hal ini sangat berkaitan dengan bentuk dan ukuran. Misalnya ukuran furniture yang tidak tepat akan membuat pengguna tidak nyaman saat beraktifitas.

6. Warna

Warna – warna yang digunakan pada ruangan akan sangat berpengaruh pada suasana, kondisi psikis, dan mood pengguna ruang. Warna juga berperan pada efek yang akan ditimbukan oleh ruangan, misalnya warna cat dinding dapat membuat ruangan berkesan lebih sempit atau lebih luas.

7. Detail ruangan

Detail ruangan harus direncanakan dengan tepat untuk menyempurnakan keseluruhan ruangan. Detail ruangan dapat berupa penataan lampu, penempatan pot bunga, hiasan dinding, dan sebagainya.

 

Daftar pustaka :
https://petitevirus.wordpress.com/2011/09/19/sejarah-pengertian-dan-7-prinsip-desain-interior/

 


 

KONSEP PERANCANGAN RUANG DALAM

Berikut ini ada beberapa contoh konsep perancangan ruang dalam :

1. Konsep Modern Minimalis

Konsep minimalis merupakan cerminan dari gaya hidup zaman sekarang yang simple, serba instan dan cepat namun tetap mengutamakan kualitas. Selain diterapkan pada arsitektur rumah, konsep ini juga biasa diterapkan pada ruang dalam (interior).

Gambar di atas merupakan ruang tidur dengan konsep minimalis. Mencerminkan gaya dan pola hidup pengguna ruang yang praktis, dinamis, ringkas, dan efektif.

minimalis

2. Konsep Natural Minimalis

Konsep natural minimalis merupakan perpaduan dua buah konsep yaitu konsep modern minimalis dan konsep natural. Penggabungan 2 konsep ini akan menciptakan suasana yang nyaman dan asri bagi interior rumah selain konsep modern minimalis yang sudah sangat banyak diminati. Selain pemilihan furniture yang berkesan natural, permainan warna pada ruangan dengan kombinasi warna putih, coklat, dan warna-warna yang calm  juga dapat diterapkan pada konsep ini.

natural minimalis

3. Konsep Tradisional

Konsep tradisional biasanya mengadopsi unsur-unsur budaya yang dianut dan biasanya dicirikan dengan furniture yang terbuat dari kayu alam. Furniture dalam ruangan yang menganut konsep tradisional yang elegan cenderung kelihatan lebih formal dan memiliki detail. Untuk warna yang digunakan dalam ruangan kebanyakan berkisar antara warna gading hingga merah.

Di bawah ini merupakan contoh desain ruang dengan konsep tradisional,

tradisional

4. Konsep Rumah Klasik

Rumah dengan konsep interior klasik cenderung berkesan elegan dan mewah. Sebuah rumah dengan desain interior klasik pada umumnya menggunakan :

– bahan kayu secara dominan untuk menciptakan suasana elegan dan hangat

– warna-warna dasar seperti warna putih dan warna lembut seperti cokelat, krem, biru

– furniture berbahan dasar kayu dengan warna hijau, coklat seperti warna tanah dan kayu

– penggunaan aksesoris ruangan seperti bingkai foto berbahan logam mulia dan kayu dengan ukiran

– penggunaan karpet dengan motif yang mewah

Di bawah ini adalah contoh interior ruangan dengan konsep klasik,

klasik

 

 

LAPORAN OBSERVASI FINAL

Rumah Tinggal Bapak Indrajaya

Jl. Kertadalem Sari IV Sidakarya

20131005_170359

 EKSTERIOR

——————————————————————————

2013-03-22 14.17.02  2013-03-22 14.18  2013-03-22 14.17.11

RUANG TAMU DAN KELUARGA

——————————————————————————

2013-03-22 14.11 2013-03-22 14.12.39

KAMAR TIDUR UTAMA

——————————————————————————

 2013-03-22 14.13.06 2013-03-22 14.13.46

KAMAR MANDI

PADA RUANG TIDUR UTAMA

——————————————————————————

2013-03-22 14.16

KAMAR TIDUR ANAK

——————————————————————————

2013-03-22 14.19

DAPUR

——————————————————————————

denah 1

LAYOUT RUMAH TINGGAL



PENGHAYATAN RUANG

 

1. RUANG TIDUR UTAMA

a. SETTING GEOMETRI

• Dimensi

Dimensi kamar tidur utama dapat dilihat pada gambar berikut :

DENAH KAMAR TIDUR EXISTING

• Bentuk

Kamar tidur utama ini tidak berbentuk persegi secara utuh. Pada bagian utaranya, dinding sepanjang 1,4 meter agak menjorok ke arah luar kamar yang difungsikan sebagai tempat pintu masuk kamar. Orientasi kamar menghadap ke arah selatan, sehingga ruangan mendapat pencahayaan alami dengan baik sepanjang hari.

 

B. SETTING MATERIAL

• Elemen Bawah

Bahan : Lantai keramik (40 x 40 cm)

Tekstur : Halus

Warna : Putih

• Elemen Samping

1. Dinding

Bahan : Batu bata dengan finishing acian

Tekstur : Halus

Warna : Dinding sisi timur dan selatan menggunakan cat abu-abu tua kebiruan

Dinding sisi utara dan barat menggunakan cat putih

2. Pintu Masuk dan Jendela

2013-03-22 14.12.39  2013-03-22 14.11.51

Bahan : Kayu kamper finishing politur

Tekstur : Halus

Warna : Dark brown

3. Pintu kamar mandi

2013-03-22 14.12.50

Bahan : PVC

Tekstur : Halus

Warna : Krem

• Elemen Atas

Bahan : Plafond gypsum

Tekstur : Halus

Warna : Putih

 

c. SETTING FURNITURE

Berikut ini sketsa peletakan furniture pada ruang tidur utama :

20150309_000903

20150309_010201

• Furniture Utama

2013-03-22 14.12.23

– Tempat tidur, ukuran 180 x 200 x 60 cm yang diletakkan tanpa dipan.

– Lemari pakaian, ukuran 150 x 60 x 200 cm yang diletakkan di sudut tenggara ruangan. Lemari berwarna hitam dan ada sedikit aksen garis berwarna merah.

20150309_00081820150309_000842

• Feature (Pencahayaan)

– Pencahayaan alami : hanya berasal dari jendela yang terletak di bagian selatan ruangan

– Pencahayaan buatan : menggunakan lampu downlight yang dipasang di tengah ruangan. Berikut ini sketsa penempatan lampu pada plafond ruang tidur utama,

20150309_000928

 

d. SETTING ADDITIONAL

– 2 buah Buffet berukuran (200 x 50 x 50 cm) dan (50 x 50 x 100 cm), berbahan dasar kayu, diletakkan

di sisi barat ruangan.

20150309_000828 20150309_000833

– AC sebagai penghawaan buatan ruangan, dipasang di sisi utara ruangan.

– Tempat sampah, diletakkan di sudut barat laut ruangan, depan kamar mandi.

 

e. SKETSA INTERIOR RUANG TIDUR UTAMA

Untitled-1

 

2. RUANG KELUARGA

a. SETTING GEOMETRI

• Dimensi

Dimensi ruang keluarga dapat dilihat pada gambar berikut :

DENAH RUANG KELUARGA EXISTING

• Bentuk

Ruang keluarga ini berbentuk tidak beraturan. Dinding bagian barat sepanjang 1 meter, agak menjorok ke arah barat sebagai lorong tempat pintu masuk menuju kamar utama dan kamar anak. Dan di sisi timur laut, ruang keluarga berhubungan langsung dengan dapur. Orientasi ruang menghadap ke arah selatan.

 

B. SETTING MATERIAL

2013-03-22 14.18

• Elemen Bawah

Bahan : Lantai keramik (40 x 40 cm)

Tekstur : Halus

Warna : Putih

• Elemen Samping

1. Dinding

Bahan : Batu bata dengan finishing acian

Tekstur : Halus

Warna : Putih

2. Pintu Masuk dan Jendela

2013-03-22 14.17.54        2013-03-22 14.17.11

Bahan : Kayu kamper finishing politur

Tekstur : Halus

Warna : Dark brown

• Elemen Atas

Bahan : Plafond gypsum

Tekstur : Halus

Warna : Putih

 

c. SETTING FURNITURE

Berikut ini sketsa peletakan furniture pada ruang keluarga :

20150308_215424

 

 

 

 

 

 

 

 

20150308_21182720150308_211740

• Furniture Utama

2013-03-22 14.17 20150308_211847

Pada ruangan ini hanya terdapat sebuah TV yang diletakkan di sudut barat laut ruangan. Penghuni rumah      biasanya menonton  TV dengan alas karpet.

– Meja TV : 90 x 60 x 60 cm

• Feature (Pencahayaan)

– Pencahayaan alami : berasal dari 2 jendela berukuran cukup besar yang berada di sisi utara dan selatan ruangan

– Pencahayaan buatan : 2 buah lampu downlight. Berikut ini adalah sketsa penempatan lampu pada plafond ruang keluarga,

20150308_211716

 

d. SETTING ADDITIONAL

2013-03-22 14.17.11  2013-03-22 14.17

– Dispenser sebagai pelengkap dapur yang letaknya berhubungan langsung dengan ruang keluarga

Sound speaker sebagai pelengkap TV

– Pajangan dinding berwarna coklat yang diletakkan di dekat TV (dinding sisi barat)

– Jam dinding yang diletakkan di dekat TV (dinding sisi utara)

 

e. SKETSA INTERIOR RUANG KELUARGA

20150308_211619